Memilih Produk Perawatan Bayi

Sebagai orangtua kita tentu ingin memberikan yang terbaik untuk bayi kita. Seolah-olah berapapun harganya jika itu membawa kebaikan untuk bayi, kita ingin segera membelinya. Termasuk produk perawatan bayi seperti sabun bayi, sampo bayi dan minyak bayi.

Apalagi kini media informasi mudah sekali diakses, produsen semakin gencar menawarkan produknya. Ya, seperti di iklan produk perawatan bayi di televisi yang selalu memajang wajah bayi cemerlang. Dan itu membuat kita terpikat untuk membeli produk tersebut dengan harapan bayi kita secemerlang bayi di iklan tadi.

Tetapi harapan memiliki bayi cemerlang yang sehat juga berbanding lurus dengan cara orangtua merawat bayi dan cara pemilihan produk perawatan yang benar. Secara umum ada 6 produk perawatan bayi yang paling sering digunakan, yaitu sabun mandi, sampo, pelembab kulit, minyak bayi, bedak, dan tisu basah.

Sabun bayi dan sampo merupakan produk yang selalu digunakan bayi setiap kali mandi. Sabun dan sampo yang dijual di pasaran biasanya mengandung berbagai macam zat kimia, dan ini bisa diketahui dari kemasannya. Pilihan terbaik adalah sabun dan sampo dengan bahan yang lembut untuk bayi dan tidak berbau tajam.

Kita memang senang mencium bau wangi dari tubuh bayi tapi juga bukan berarti membiarkan bayi menjadi pusing atau tidak nyaman karena aroma yang menusuk hidungnya. Pelembab kulit bayi berbentuk krim salep lebih bagus daripada yang berbentuk lotion atau cair, karena lebih tahan lama melapisi kulit bayi.

Untuk memberi kehangatan pada tubuh bayi setelah mandi kita dapat mengoleskan minyak bayi seperti minyak telon atau kayu putih, tapi pastikan yang memberi efek hangat sesuai dengan kemampuan kulit bayi. Bedak, sebenarnya produk yang satu ini tidak lagi direkomendasikan oleh dokter.

Walaupun dapat memberi kesegaran pada tubuh bayi, tetapi bedak memiliki banyak kejelekan. Butiran-butiran bedak akan dapat menutup poro-pori kulit bayi, juga membahayakan pernapasan bayi jika serbuk bedak terhirup oleh bayi. Membersihkan makanan yang belepotan di mulut bayi akan terasa praktis dengan tisu basah, tapi bahan kimianya bisa berbahaya jika masuk ke dalam mulut bayi, terutama jika mengandung pewangi buatan. Lebih aman memilih tisu dengan pelembab natural.

Pada usia 10 bulan keatas, bayi pintar meniru perilaku orangtua, maka menjauhkan produk-produk perawatan tersebut dari jangkauan adalah bijaksana untuk keamanan bayi.

Perawatan bayi secara benar dan rutin dapat membuat anak sehat sekaligus bisa menjadi media untuk mendidik anak agar terbiasa hingga ia besar nanti. Jangan sampai kelak kita menganggap anak kita bandel karena tidak rajin merawat tubuhnya, padahal bisa jadi kita sebagai orangtua belum membiasakannya sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>