saya mendapat catatan di dalam facebook saya dari kaka saya yang isinya seperti ini….
“Begitu tersebar kabar diantara teman2 dan keluarga akan kehamilanku yang kelima (yang ketiga keguguran sementara yang keempat baru berusia 14 bulan) begitu banyak komentar yang datang, mulai dari yang kaget, geleng-geleng, atau sekedar menanyakan ‘ko’ bisa???, namun yang lebih banyak sindiran atau ‘omelan’ pada sang ayah, intinya “tega banget lo man…”, “ga sayang istri apa??”, dsb. Kami sih maklum aja dengan komentar itu, kami sendiri juga takjub…ko’ bisa baru 7 tahun menikah, sudah 5 kali hamil??!!! he…
selama kehidupanku yang sudah menginjak kepala tiga ini terhitung baru tiga hal yang kucatat sebagai prestasi tertinggi, kalau boleh dibilang IBADAH UNGGULAN yang bisa ku ’sombongkan’ atau ku ‘pamerkan’ pada Allah sebagai ibadah tersungguh-sungguh dan terikhlas-ikhlasnya yang bisa kulakukan…kelas tiga sma untuk masuk ITB,…pernikahanku dengan suamiku,…serta saat hamil,melahirkan dan menyusui anak-anak…that all!!
Dan ketika saat ini aku ditakdirkan untuk kembali mengukir prestasi itu…tak ada jawaban lain selain…Bismillah…laahawlawalaaquwwata illabillah…sungguh tak ada campur tangan kami dalam penciptaan seorang manusia…Dia yang menciptakan, Dia pula yang menjaga…amiin.
Setiap anak tentu diciptakan dengan karakter dan tugasnya masing-masing, kita sebagai orang tua yang dititipi amanah hanya berusaha sebaik mungkin mengasuh dan mendidik mereka mengenal Rabbnya. Salah satu kewajiban yang harus dipenuhi adalah memberi nama yang baik bagi buah hatinya.Semoga dengan nama ini orang tua akan lebih mudah dan spesifik ketika mendoakan anaknya, dan sang anak jadi terjaga dari perbuatan yang jelek karena selalu ingat akan doa dan nama dari orang tuanya.
Alhamdulillah, meski dengan bahasa arab yang maksa dan tanpa kaidah yang benar, kami turut memberi nama anak2 kami dengan nama yang insyaAllah baik. Yang pertama NIDA ALIMA DERMAWAN, seorang yang berilmu dan senang menyampaikan ilmunya pada sesama…berharap kelak ka’Nida bisa menjadi guru atau dosen atau yang berkecimpung dalam dunia pendidikan.
Yang kedua DZIKRI AHMADI DERMAWAN, seorang yang senang berdzikir, mengajak orang lain berdzikir, berakhlak seperti Nabi Muhammad, berharap kelak bang dzikri bisa menjadi da’i,yang hafidz Quran…amiin.
Yang ketiga HANUN TSURAYYA DERMAWAN, seorang yang lemah lembut, penuh kasih sayang, menjadi penerang bagi sekitarnya…sangat berharap mba hanun bergelut dengan dunia kedokteran,keperawatan, kesehatan.
Dan sungguh luar biasa…ka’nida terlihat dominan kecerdasannya, logika berfikir,…bang dzikri terlihat dominan hafalannya, kinestetiknya,dan mba hanun mulai terlihat keceriaannya dan penyayangnya. Wallahu’alam…namanya juga anak sendiri ya positif thinking dong.
Saat ini aku sedang merintis jadi pedagang, dalam kondisi pusing dan mual beberapa kali janin keempatku ku ajak hunting barang dagangan di tanah abang…ikut menyeret plastik-plastik besar berisi pakaian muslim dan jilbab yang baru di beli untuk dijual kembali…sesekali juga ikut desak-desakan naik bis jakarta yang super padat dan ngebut…meski lebih sering naik taksi karena takut pingsan, he…
Akhirnya untuk calon permata keempatku…berharap menjadi ekonom Islam yang hebat, yang mampu menuntaskan kemiskinan dan kebodohan umat ini…
Dear anak-anakku…kami hanya orang tua biasa yang berharap banyak pada kalian…kalaupun kelak cita2 kami terlalu berat bagi kalian, cukuplah AKHLAK MULIA dan doa kalian untuk kami…
Dear sahabat2ku…tolong carikan nama buat ahli ekonomku ya!!!
wassalam.”
saya minta bantuannya yah, terima kasih..
adhe
adhe_imade @ yahoo.co.id



