Memberikan nama untuk putra-putri yang dinanti ternyata tidak hanya melihat pada agama ataupun kepercayaan yang dianut oleh si orang tua, namun mereka juga harus memperhatikan adat dan kebiasaan yang berlaku di tiap daerah.
Misalnya saja nama-nama di China yang tentu secara hukum berbeda dengan nama-nama yang berlaku di negeri eropa atau barat. Untuk orang China, penulisan [...]
Bagi mereka yang menganut agama Hindu, hal yang sama juga berlaku, dimana para orang tua akan mengambilnya dari bahasa sansekerta yang dilafalkan dengan lidah Indonesia seperti contoh berikut:
Adinatha = Manusia purba
Aditya = Milik Adi
Akav = Bentuk
Akesh = Penguasa langit
Aakil = Pintar, cerdas
Aalok = Cahaya
Amin = Bersifat anggun
Anan = Wajah, penampilan
Anandaa = Penuh dengan kebahagiaan
[...]
Agatha = Diambil dari nama Saint Agatha
Abilene = Awal masa Kristiani
Alena = Kota di Palestina yang merupakan asal dari Maria Magdalena
Apollonia = Diambil dari “Saint Appolonia” Abad ke III Masehi
Arena = Penganut kristiani terbunuh di arena bangsa Roma
Berenice = Nama yang umum dipakai wanita pada masa awal Kristiani
Bryn = Nama tempat pada abad ke 20
Calista = Bentuk feminin dari Calixtus
Charity = Cinta umat [...]
Bagi mereka umat muslim, maka mereka cenderung akan mendaftar nama-nama yang bersifat islami dan diambil berdasarkan bahasa ibu dari kitab suci agama mereka yaitu bahasa arab. Menurut sebuah hadith dari Rasulullah SAW bahwa nama yang baik diberikan kepada anak-anak dari kaum muslimin ialah nama para nabi. Manakala yang lebih afdhal (utama) dan disukai oleh [...]



